This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Desember 2011

Amazon Celebrates A Wild Holiday 2011; Kindle Sales Way Up

Every now and then, Amazon claims to have the best season ever. Oh, it's the holidays! Just like clockwork, Amazon is celebrating a post-Christmas success, with 2011 being the 'best holiday ever for Kindle.' The company oday announced that 2011 was the best holiday ever for the Kindle family as customers purchased millions of Kindle Fires and millions of Kindle e-readers. Authors also continue to benefit from the success of Kindle - the #1 and #4 best-selling Kindle books released in 2011 were both published independently by their authors using Kindle Direct Publishing (KDP).

"We are grateful to our customers worldwide for making this the best holiday ever for Kindle," said Jeff Bezos, Amazon.com founder and CEO. "And in a huge milestone for independent publishing, we'd also like to congratulate Darcie Chan, the author of 'The Mill River Recluse,' and Chris Culver, the author of 'The Abbey,' for writing two of the best-selling Kindle books of the year."

Crazier still are the rest of the records. Kindle Fire is the #1 best-selling, most gifted, and most wished for product across the millions of items available on Amazon.com since its introduction 13 weeks ago. Kindle is also the best-selling product on Amazon.co.uk, Amazon.de, Amazon.fr, Amazon.es and Amazon.it this holiday season. Christmas Day was the biggest day ever for Kindle book downloads, and Kindle Fire is the best-selling product on Amazon.com's mobile website and across all of Amazon.com's mobile applications.

Plenty more stats follow below. Must be nice to be Bezos.


Businesses Selling on Amazon

2011 was also a record-breaking holiday season for businesses that sell on Amazon. Third-party sellers experienced record holiday growth: the number of sellers who exceeded $5,000 in sales during the holiday season increased 44 percent year-over-year. For the year, businesses on Amazon sold hundreds of millions of units worth billions of dollars worldwide.

Scharf Industries, an office supplies and electronics provider, increased its sales on Amazon by over 500 percent this holiday season compared with last holiday season.

"We greatly value the cooperation that we have developed with Amazon," said Andrew D. Scharf, CMO of Scharf Industries. "They have provided us with the tools necessary to grow our business in a rapid and efficient manner."

Ken Reiss, the owner of Reiss Innovations, LLC, started with one Amazon Webstore, selling five to 10 mouse pads for the year. Six years later he has a successful eCommerce business, selling through multiple Amazon Webstores. Just this year alone, Reiss saw a 21 percent increase in sales compared with the holiday season last year. He has also increased the number of product listings by 50 percent over 2010 and recently extended his business to Canada.

According to Reiss, one of the most beneficial aspects of his relationship with Amazon is that "It allows me to scale in efficiency. I can devote my time to building vendor relations and growing my inventory, rather than worrying about logistical aspects, such as shipping products." Reiss currently stores 90 percent of his inventory in Amazon's warehouses, up from 75 percent last year.

Game iButterfly Gunakan Teknologi "Augmented Reality Coupon"

iButterfly, aplikasi mobile augmented reality coupon. 
 
Setelah sukses di Jepang dan di Hong Kong, kini game iButterfly hadir di Indonesia. Game yang mengajak penggunanya mencari dan menangkap kupu-kupu virtual tersedia di platform Android, iOS dan BlackBerry.

Untuk memainkan iButterfly ini, smartphone Anda harus memiliki fitur kamera dan mempunyai akses Internet. Cara memainkan iButterfly cukup mudah. Pilih menu tangkap untuk memulai permainan. Ketika di layar muncul kupu-kupu dan keluar tulisan "Tangkap," ayunkan ponsel Anda ke depan untuk menangkapnya. Simpan kupu-kupu hasil tangkapan Anda ke dalam menu "Koleksi."

Dalam iButterfly Indonesia saat ini tersedia enam jenis kupu-kupu, yaitu kupu-kupu How to Use, How to Advertise, Wish Butterfly, Batik, Jokes, dan JKT 48.

Uniknya, iButterfly juga menawarkan berbagai macam promo merchant atau diskon yang bisa langsung ditukarkan. Ada penawaran khusus di setiap kupu-kupu yang ditangkap. Aplikasi jenis iButterfly ini disebut aplikasi Mobile Augmented Reality Coupon.

Senior Marketing Manager PT Cherrypicks Indonesia, Ibnu Fajar mengatakan, iButterfly merupakan aplikasi yang multifungsi, karena membawa manfaat untuk penggunanya. "Kupu-kupu yang ditangkap oleh user itu adalah kupon, untuk mendapat diskon atau promosi dari brand tertentu," kata Ibnu saat dihubungi lewat telepon, Rabu (21/12/2011).

Ia menambahkan, selain sebagai aplikasi game, iButterfly juga menjadi advertsing platform bagi perusahaan-perusahaan yang ingin beriklan untuk menawarkan promo dan diskon yang menarik.

iButterfly sebelumnya dikembangkan oleh Dentsu Inc. Tokyo dan diluncurkan di Jepang tahun 2010. Aplikasi ini mencatat sukses di Hongkong pada 2011. Di Indonesia, iButterfly dikembangkan oleh Cherrypicks Indonesia dan Digital Division of PT. Dentsu Media Group Indonesia.

Saat ini iButterfly sudah tersedia di Android Market dan App Store. Sementara di BlackBerry App World, iButterfly akan tersedia pada pekan ketiga Januari 2012.

Pembuat Angry Birds Siap Beri Wejangan di Jakarta


rovio.com
ilustrasi 
 
Saat ini, siapa yang tak kenal Angry Birds? Game buatan Rovio itu sudah sedemikian populernya hingga merchandise-nya pun ramai dijual di beberapa minimarket di Indonesia.

Bagaimana Angry Birds bisa sesukses itu? Seperti apa tips dan trik dari pembuatnya? Tentu akan lebih enak kalau mendengarnya langsung dari pembuatnya.

Nah, developer yang mengikuti Mobile Games Developer War 2 terbilang beruntung karena mereka punya kesempatan untuk mendapatkan coaching session langsung dari CEO Rovio, Peter Vesterbacka.

Peter Vesterbacka dikabarkan siap memberikan wejangan kepada para finalis Mobile Games Developer War 2 di Jakarta. Hal itu diungkapkan Developer Operation Manager Nokia Indonesia Narenda Wicaksono. Nokia Developer merupakan pendukung Mobile Games Developer War 2.

Kompetisi itu diadakan dengan didahului sebuah Developer Camp di Bandung. Akan tetapi, siapa pun bisa jadi peserta kompetisi itu dengan mengikuti modul yang tersedia di MobileGamesDeveloperWar.com.
Setelah mengikuti modul tersebut dan telah membuat game yang keren, Anda dapat mendaftarkan diri sebagai peserta. Nantinya Anda juga berkesempatan mengikuti pelatihan langsung dari pembuat game "Burung Pemarah".
Pendaftaran dapat dilakukan di http://bit.ly/daftardeveloperwar, untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi contact@agateacademy.com.

Peserta punya deadline hingga 14 Januari 2012 untuk menghadirkan game-nya di Nokia Store. Finalis akan ditentukan dari jumlah download game tersebut dibandingkan dengan game peserta lainnya.

20 Aplikasi Android Pilihan Tahun 2011


Jumlah aplikasi di Android Market mungkin tidak sebanyak di (Apple) App Store. Meski begitu, jumlah aplikasi di Android Market saat ini bisa dibilang lebih dari cukup dan akan terus bertambah dengan cepat.

Sampai Desember 2011 ini, lebih dari 10 miliar aplikasi telah diunduh dari Android Market. Angka tersebut mengalami kenaikan pesat karena pada Juli 2011 lalu, jumlah aplikasi yang diunduh hanya sekitar 6 miliar.

Dari ribuan aplikasi yang terdapat di Android Market, berikut ini 20 aplikasi yang berguna dan membantu produktivitas para pengguna Android, khususnya untuk kalangan profesional dan pebisnis.

1. Google Voice

Google Voice menyediakan layanan pengelolaan telepon secara gratis. Pengguna dapat memasukan sejumlah nomor telepon, sesuai ketentuan yang diinginkan. Anda bisa memisahkan nomor telepon tertentu, agar nomor tersebut hanya dapat menghubungi Anda pada jam tertentu. Selain itu, Google Voice secara otomatis bisa mentransformasi pesan suara menjadi email ataupun SMS.

2. Advanced Task Killer

Konsumsi baterai yang boros pada smartphone disebabkan karena banyak aplikasi yang berjalan di background. Jika ingin konsumsi baterai tidak terlalu boros, Anda harus menghentikan kerja beberapa aplikasi yang sebenarnya tidak sedang digunakan itu. Dengan menggunakan Advanced Task Killer, pengguna dapat menutup semua aplikasi yang berjalan di background. Aplikasi ini bahkan lebih efektif daripada Task Manager.

3. Dropbox

Dropbox bisa disebut sebagai aplikasi yang menggantikan fungsi flash disk sebagai media penyimpan data. Hanya saja, Dropbox diakses secara online dan tidak harus menggunakan komputer.

Sebelumnya, Anda harus mengunduh Dropbox di www.dropbox.com, membuat akun, dan menginstalnya di komputer. Secara otomatis folder Dropbox di komputer Anda akan muncul. Anda bisa menambah atau membuang file dalam folder tersebut.

Nah, jika Anda sedang bepergian dan membutuhkan file dalam folder Dropbox yang tersimpan di komputer, Anda bisa mengunduh file tersebut melalui perangkat Android. Anda tinggal login dan langsung unduh file yang dibutuhkan. Ini tentu sangat membantu mengingat banyak smartphone yang tidak bisa dikoneksi dengan flash disk.

4. Evernote

Evernote merupakan aplikasi yang baik untuk keperluan pencatatan (notes). Dalam hal menyimpan data, Evernote mirip dengan Dropbox. Anda bisa menyimpan catatan di perangkat smartphone, tablet, ataupun komputer. Anda juga bisa membuka catatan Evernote itu dengan perangkat apa saja.

5. Taskos

Taskos bisa dibilang aplikasi "to-do list" terbaik di Android, karena desainnya sederhana dan mudah dioperasikan. Taskos juga meiliki fitur andalan pengenal suara yang dapat menerjemahkan suara menjadi sebuah "to-do item". Meskipun masih ada huruf yang tidak benar di "to-do item" tersebut, Anda hanya cukup memperbaiki satu atau dua kata saja.

6. DroidAnalytics

DroidAnalytics digunakan untuk menyajikan visualisasi data statistik harian, mingguan dan tahunan website yang di-install Google Analytic. Google sampai saat ini tidak memiliki aplikasi resmi seperti Google Analytic untuk Android maupun iPhone. Karena itu, aplikasi DroidAnalytics bisa disebut sebagai aplikasi terbaik untuk Google Analytic.

7. Documents To Go

Documents To Go versi gratis memberikan layanan membaca file Microsoft Word dan Microsoft Excel. Anda bisa meng-upgrade Document To Go ke versi berbayar (15 dollar AS) jika ingin mendapat fitur "editing" dan untuk menambahkan agar bisa melihat dan mengedit file Power Point. Setelah Document To Go, QuickOffice menjadi aplikasi Office mobile yang juga direkomendasikan.

8. Google Docs

Google Docs memberi layanan pengelolaan data berbasis web gratis. Jika Anda sering bekerja menggunakan Google Docs, termasuk untuk upload file Microsoft Office ke Google Docs, aplikasi yang Anda butuhkan adalah Google Docs. Google Docs untuk Android akan mempermudah Anda membaca atau mengedit dokumen.

9. TripIt

Tripit merupakan aplikasi terbaik untuk mencatat semua jadwal perjalanan. Anda cukup mem-forward email konfirmasi jadwal penerbangan, hotel, sewa mobil dan hal lain yang menunjang perjalanan Anda. Setelah itu aplikasi Tripit akan mengaturnya dengan baik.
10. Google Places

Aplikasi ini memungkinkan Anda menemukan toko dan layanan lain yang ada di dekat lokasi Anda berada. Anda bisa menemukan restoran, dokter, klinik sampai taksi. Places sangat akurat dalam mencari data karena memanfaatkan informasi yang ada di Google Local dan sudah terintegrasi dengan Google Maps.

11. Astro File Manager

Astro File Manager adalah aplikasi yang memungkinkan Anda navigasi ke file sistem Android. Astro juga menyediakan fitur backup, koneksi via Bluetooth, kompresi file, downloader, mencari file, task manager, membuka attachment, dan lain-lain.

12. Speed Test

Berguna untuk menguji kecepatan bandwidth smartphone Android Anda. Aplikasi ini akan memberikan informasi fluktuatif pergerakan koneksi 3G/4G dan memeriksa kualitas WiFi di tempat Anda berada.

13. Amazon Kindle

Jika Anda bukan pengguna perangkat Amazone Kindle, bukan berarti Anda tidak menggunakan aplikasi Amazon Kindle untuk Android ini. Sebuah aplikasi untuk menyimpan dan menampilkan buku elektronik (e-book) dan media digital lainnya. Sejak dirilis, banyak orang tertarik dengan Amazon Kindle karena aplikasi ini membantu pengguna membaca e-book di manapun dan kapanpun.

14. Google+

Sejak rilis Juli lalu, Google+ telah menjadi sumber permbicaraan karena dianggap lebih interaktif. Google+ memperkenalkan layanan baru seperti Circles, Hangouts, Sparks, and Huddles. Sebagai sosial media baru, Google+ diprediksi mampu menandingi raksasa jejaring sosial Facebook.

15. TED Air

TED singkatan Technology, Entertainment, dan Design. Aplikasi ini bisa mencerahkan publik karena menawarkan beragam pemikiran dan ide-ide dari tokoh dan orang berpengaruh di dunia. Anda tinggal mendengarkan, membaca, atau melihat apa yang disampaikan TED Air melalui video. Segala temuan dan ide-ide terbaru bisa Anda temukan melalui TED Air.

16. Google Goggles

Jika biasanya Anda memasukan teks untuk melakukan pencarian di Google, maka dengan Google Goggles Anda bisa menggunakan gambar untuk melakukan pencarian. Cukup foto objeknya menggunakan kamera, Google Goggles akan mencari segala hal yang berkaitan dengan gambar tersebut.

Salah satu fitur keren dalam Google Goggles adalah kemampuan untuk mengambil gambar dari teks dalam bahasa asing, lalu aplikasi ini akan menerjemahkannya untuk Anda. Jika Anda berlibur ke luar negeri, aplikasi ini dapat membantu Anda membaca marka jalan dan tanda-tanda lainnya.

17. Photoshop Express

Siapa yang tidak kenal aplikasi editing gambar/foto terbaik di dunia, Photoshop. Aplikasi versi komputer desktop itu kini tersedia untuk platform Android. Usai memotret, Anda bisa langsung mengedit foto, cropping, mengatur brightness, sharpen, dan sebagainya.

18. Audible

Jika aplikasi Amazon Kindle digunakan untuk membaca e-book, Audible ini memiliki fitur audiobook. Anda bisa terkoneksi ke perpustakaan Audible dan langsung mengunduh audiobook.

19. Shazam

Jika kebetulan Anda mendengarkan sebuah lagu di radio tapi tidak tahu siapa penyanyi dan apa judulnya, Shazam akan membantu memberi jawaban. Biarkan aplikasi ini mendengarkan lagu tersebut selama 15 detik, secara otomatis akan mengolah pada database, dengan sekejap informasi tentang lagu itu akan muncul di layar smartphone Anda. Shazam memiliki tingkat keberhasilan sekitar 80%.

20. Google Finance

Ini adalah aplikasi kecil yang hebat. Google Finance di ponsel Android terkoneksi dengan akun Google Finance Anda, di mana Anda bisa mengatur daftar saham dan perusahaan yang ingin Anda pantau dan mengurutkan mereka ke dalam portfolio. Aplikasi ini menyediakan tiga tab sederhana - melihat pasar, melihat portofolio Anda, dan berita pasar terbaru. Google Finance sangat pas untuk para pebisnis yang selalu memantau pergerakan saham.

BBM dan Email Tak Berfungsi, RIM Tunda Blackberry 10?

The Verge
Ilustrasi
Research in Motion (RIM) selaku produsen Blackberry sedang dilanda gosip yang tidak sedap. RIM dikabarkan menunda peluncuran sistem operasi (OS) BlackBerry 10 karena fitur BlackBerry Messenger (BBM) dan emailnya tidak berjalan sempurna di OS tersebut.

"Mereka menunda peluncuran OS tersebut karena belum memiliki produk yang benar-benar bisa berjalan di BlackBerry 10," tulis seorang sumber anonim yang dikutip Boy Genius Report.

Terkait pernyataan tersebut, RIM membantahnya. Produsen asal Kanada itu menganggap bahwa penundaan peluncuran OS terbaru itu disebabkan karena kinerja perusahaan sedang menurun hingga kuartal III-2011. RIM juga menegaskan bahwa klaim dari sumber anonim itu merupakan pernyataan yang tidak akurat dan salah informasi.

Sebelumnya, Co-CEO RIM Mike Lazaridis mengaku bahwa saat ini pihaknya sudah memilih prosesor yang sesuai dengan BlackBerry 10. Teknologi chip yang dipakai adalah menggabungkan chip dual core dengan modul radio 4G LTE. Peluncurannya pun dijadwalkan tidak melampaui pertengahan 2012.

Pada tablet BlackBerry Playbook, RIM memang tidak menyertakan layanan email dan BBM. Playbook harus dikoneksikan dengan handset BlackBerry untuk mendapatkan layanan inti tersebut. Janjinya, kemampuan itu akan hadir bersamaan OS BlackBerry 10.

Dari sumber Boy Genius Report, RIM tampaknya belum menemukan cara yang pas untuk menempatkan layanan intinya pada OS BlackBerry 10. Begitu juga dengan OS 2.0 PlayBook.