This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Desember 2011

Amazon Celebrates A Wild Holiday 2011; Kindle Sales Way Up

Every now and then, Amazon claims to have the best season ever. Oh, it's the holidays! Just like clockwork, Amazon is celebrating a post-Christmas success, with 2011 being the 'best holiday ever for Kindle.' The company oday announced that 2011 was the best holiday ever for the Kindle family as customers purchased millions of Kindle Fires and millions of Kindle e-readers. Authors also continue to benefit from the success of Kindle - the #1 and #4 best-selling Kindle books released in 2011 were both published independently by their authors using Kindle Direct Publishing (KDP).

"We are grateful to our customers worldwide for making this the best holiday ever for Kindle," said Jeff Bezos, Amazon.com founder and CEO. "And in a huge milestone for independent publishing, we'd also like to congratulate Darcie Chan, the author of 'The Mill River Recluse,' and Chris Culver, the author of 'The Abbey,' for writing two of the best-selling Kindle books of the year."

Crazier still are the rest of the records. Kindle Fire is the #1 best-selling, most gifted, and most wished for product across the millions of items available on Amazon.com since its introduction 13 weeks ago. Kindle is also the best-selling product on Amazon.co.uk, Amazon.de, Amazon.fr, Amazon.es and Amazon.it this holiday season. Christmas Day was the biggest day ever for Kindle book downloads, and Kindle Fire is the best-selling product on Amazon.com's mobile website and across all of Amazon.com's mobile applications.

Plenty more stats follow below. Must be nice to be Bezos.


Businesses Selling on Amazon

2011 was also a record-breaking holiday season for businesses that sell on Amazon. Third-party sellers experienced record holiday growth: the number of sellers who exceeded $5,000 in sales during the holiday season increased 44 percent year-over-year. For the year, businesses on Amazon sold hundreds of millions of units worth billions of dollars worldwide.

Scharf Industries, an office supplies and electronics provider, increased its sales on Amazon by over 500 percent this holiday season compared with last holiday season.

"We greatly value the cooperation that we have developed with Amazon," said Andrew D. Scharf, CMO of Scharf Industries. "They have provided us with the tools necessary to grow our business in a rapid and efficient manner."

Ken Reiss, the owner of Reiss Innovations, LLC, started with one Amazon Webstore, selling five to 10 mouse pads for the year. Six years later he has a successful eCommerce business, selling through multiple Amazon Webstores. Just this year alone, Reiss saw a 21 percent increase in sales compared with the holiday season last year. He has also increased the number of product listings by 50 percent over 2010 and recently extended his business to Canada.

According to Reiss, one of the most beneficial aspects of his relationship with Amazon is that "It allows me to scale in efficiency. I can devote my time to building vendor relations and growing my inventory, rather than worrying about logistical aspects, such as shipping products." Reiss currently stores 90 percent of his inventory in Amazon's warehouses, up from 75 percent last year.

Game iButterfly Gunakan Teknologi "Augmented Reality Coupon"

iButterfly, aplikasi mobile augmented reality coupon. 
 
Setelah sukses di Jepang dan di Hong Kong, kini game iButterfly hadir di Indonesia. Game yang mengajak penggunanya mencari dan menangkap kupu-kupu virtual tersedia di platform Android, iOS dan BlackBerry.

Untuk memainkan iButterfly ini, smartphone Anda harus memiliki fitur kamera dan mempunyai akses Internet. Cara memainkan iButterfly cukup mudah. Pilih menu tangkap untuk memulai permainan. Ketika di layar muncul kupu-kupu dan keluar tulisan "Tangkap," ayunkan ponsel Anda ke depan untuk menangkapnya. Simpan kupu-kupu hasil tangkapan Anda ke dalam menu "Koleksi."

Dalam iButterfly Indonesia saat ini tersedia enam jenis kupu-kupu, yaitu kupu-kupu How to Use, How to Advertise, Wish Butterfly, Batik, Jokes, dan JKT 48.

Uniknya, iButterfly juga menawarkan berbagai macam promo merchant atau diskon yang bisa langsung ditukarkan. Ada penawaran khusus di setiap kupu-kupu yang ditangkap. Aplikasi jenis iButterfly ini disebut aplikasi Mobile Augmented Reality Coupon.

Senior Marketing Manager PT Cherrypicks Indonesia, Ibnu Fajar mengatakan, iButterfly merupakan aplikasi yang multifungsi, karena membawa manfaat untuk penggunanya. "Kupu-kupu yang ditangkap oleh user itu adalah kupon, untuk mendapat diskon atau promosi dari brand tertentu," kata Ibnu saat dihubungi lewat telepon, Rabu (21/12/2011).

Ia menambahkan, selain sebagai aplikasi game, iButterfly juga menjadi advertsing platform bagi perusahaan-perusahaan yang ingin beriklan untuk menawarkan promo dan diskon yang menarik.

iButterfly sebelumnya dikembangkan oleh Dentsu Inc. Tokyo dan diluncurkan di Jepang tahun 2010. Aplikasi ini mencatat sukses di Hongkong pada 2011. Di Indonesia, iButterfly dikembangkan oleh Cherrypicks Indonesia dan Digital Division of PT. Dentsu Media Group Indonesia.

Saat ini iButterfly sudah tersedia di Android Market dan App Store. Sementara di BlackBerry App World, iButterfly akan tersedia pada pekan ketiga Januari 2012.

Pembuat Angry Birds Siap Beri Wejangan di Jakarta


rovio.com
ilustrasi 
 
Saat ini, siapa yang tak kenal Angry Birds? Game buatan Rovio itu sudah sedemikian populernya hingga merchandise-nya pun ramai dijual di beberapa minimarket di Indonesia.

Bagaimana Angry Birds bisa sesukses itu? Seperti apa tips dan trik dari pembuatnya? Tentu akan lebih enak kalau mendengarnya langsung dari pembuatnya.

Nah, developer yang mengikuti Mobile Games Developer War 2 terbilang beruntung karena mereka punya kesempatan untuk mendapatkan coaching session langsung dari CEO Rovio, Peter Vesterbacka.

Peter Vesterbacka dikabarkan siap memberikan wejangan kepada para finalis Mobile Games Developer War 2 di Jakarta. Hal itu diungkapkan Developer Operation Manager Nokia Indonesia Narenda Wicaksono. Nokia Developer merupakan pendukung Mobile Games Developer War 2.

Kompetisi itu diadakan dengan didahului sebuah Developer Camp di Bandung. Akan tetapi, siapa pun bisa jadi peserta kompetisi itu dengan mengikuti modul yang tersedia di MobileGamesDeveloperWar.com.
Setelah mengikuti modul tersebut dan telah membuat game yang keren, Anda dapat mendaftarkan diri sebagai peserta. Nantinya Anda juga berkesempatan mengikuti pelatihan langsung dari pembuat game "Burung Pemarah".
Pendaftaran dapat dilakukan di http://bit.ly/daftardeveloperwar, untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi contact@agateacademy.com.

Peserta punya deadline hingga 14 Januari 2012 untuk menghadirkan game-nya di Nokia Store. Finalis akan ditentukan dari jumlah download game tersebut dibandingkan dengan game peserta lainnya.

20 Aplikasi Android Pilihan Tahun 2011


Jumlah aplikasi di Android Market mungkin tidak sebanyak di (Apple) App Store. Meski begitu, jumlah aplikasi di Android Market saat ini bisa dibilang lebih dari cukup dan akan terus bertambah dengan cepat.

Sampai Desember 2011 ini, lebih dari 10 miliar aplikasi telah diunduh dari Android Market. Angka tersebut mengalami kenaikan pesat karena pada Juli 2011 lalu, jumlah aplikasi yang diunduh hanya sekitar 6 miliar.

Dari ribuan aplikasi yang terdapat di Android Market, berikut ini 20 aplikasi yang berguna dan membantu produktivitas para pengguna Android, khususnya untuk kalangan profesional dan pebisnis.

1. Google Voice

Google Voice menyediakan layanan pengelolaan telepon secara gratis. Pengguna dapat memasukan sejumlah nomor telepon, sesuai ketentuan yang diinginkan. Anda bisa memisahkan nomor telepon tertentu, agar nomor tersebut hanya dapat menghubungi Anda pada jam tertentu. Selain itu, Google Voice secara otomatis bisa mentransformasi pesan suara menjadi email ataupun SMS.

2. Advanced Task Killer

Konsumsi baterai yang boros pada smartphone disebabkan karena banyak aplikasi yang berjalan di background. Jika ingin konsumsi baterai tidak terlalu boros, Anda harus menghentikan kerja beberapa aplikasi yang sebenarnya tidak sedang digunakan itu. Dengan menggunakan Advanced Task Killer, pengguna dapat menutup semua aplikasi yang berjalan di background. Aplikasi ini bahkan lebih efektif daripada Task Manager.

3. Dropbox

Dropbox bisa disebut sebagai aplikasi yang menggantikan fungsi flash disk sebagai media penyimpan data. Hanya saja, Dropbox diakses secara online dan tidak harus menggunakan komputer.

Sebelumnya, Anda harus mengunduh Dropbox di www.dropbox.com, membuat akun, dan menginstalnya di komputer. Secara otomatis folder Dropbox di komputer Anda akan muncul. Anda bisa menambah atau membuang file dalam folder tersebut.

Nah, jika Anda sedang bepergian dan membutuhkan file dalam folder Dropbox yang tersimpan di komputer, Anda bisa mengunduh file tersebut melalui perangkat Android. Anda tinggal login dan langsung unduh file yang dibutuhkan. Ini tentu sangat membantu mengingat banyak smartphone yang tidak bisa dikoneksi dengan flash disk.

4. Evernote

Evernote merupakan aplikasi yang baik untuk keperluan pencatatan (notes). Dalam hal menyimpan data, Evernote mirip dengan Dropbox. Anda bisa menyimpan catatan di perangkat smartphone, tablet, ataupun komputer. Anda juga bisa membuka catatan Evernote itu dengan perangkat apa saja.

5. Taskos

Taskos bisa dibilang aplikasi "to-do list" terbaik di Android, karena desainnya sederhana dan mudah dioperasikan. Taskos juga meiliki fitur andalan pengenal suara yang dapat menerjemahkan suara menjadi sebuah "to-do item". Meskipun masih ada huruf yang tidak benar di "to-do item" tersebut, Anda hanya cukup memperbaiki satu atau dua kata saja.

6. DroidAnalytics

DroidAnalytics digunakan untuk menyajikan visualisasi data statistik harian, mingguan dan tahunan website yang di-install Google Analytic. Google sampai saat ini tidak memiliki aplikasi resmi seperti Google Analytic untuk Android maupun iPhone. Karena itu, aplikasi DroidAnalytics bisa disebut sebagai aplikasi terbaik untuk Google Analytic.

7. Documents To Go

Documents To Go versi gratis memberikan layanan membaca file Microsoft Word dan Microsoft Excel. Anda bisa meng-upgrade Document To Go ke versi berbayar (15 dollar AS) jika ingin mendapat fitur "editing" dan untuk menambahkan agar bisa melihat dan mengedit file Power Point. Setelah Document To Go, QuickOffice menjadi aplikasi Office mobile yang juga direkomendasikan.

8. Google Docs

Google Docs memberi layanan pengelolaan data berbasis web gratis. Jika Anda sering bekerja menggunakan Google Docs, termasuk untuk upload file Microsoft Office ke Google Docs, aplikasi yang Anda butuhkan adalah Google Docs. Google Docs untuk Android akan mempermudah Anda membaca atau mengedit dokumen.

9. TripIt

Tripit merupakan aplikasi terbaik untuk mencatat semua jadwal perjalanan. Anda cukup mem-forward email konfirmasi jadwal penerbangan, hotel, sewa mobil dan hal lain yang menunjang perjalanan Anda. Setelah itu aplikasi Tripit akan mengaturnya dengan baik.
10. Google Places

Aplikasi ini memungkinkan Anda menemukan toko dan layanan lain yang ada di dekat lokasi Anda berada. Anda bisa menemukan restoran, dokter, klinik sampai taksi. Places sangat akurat dalam mencari data karena memanfaatkan informasi yang ada di Google Local dan sudah terintegrasi dengan Google Maps.

11. Astro File Manager

Astro File Manager adalah aplikasi yang memungkinkan Anda navigasi ke file sistem Android. Astro juga menyediakan fitur backup, koneksi via Bluetooth, kompresi file, downloader, mencari file, task manager, membuka attachment, dan lain-lain.

12. Speed Test

Berguna untuk menguji kecepatan bandwidth smartphone Android Anda. Aplikasi ini akan memberikan informasi fluktuatif pergerakan koneksi 3G/4G dan memeriksa kualitas WiFi di tempat Anda berada.

13. Amazon Kindle

Jika Anda bukan pengguna perangkat Amazone Kindle, bukan berarti Anda tidak menggunakan aplikasi Amazon Kindle untuk Android ini. Sebuah aplikasi untuk menyimpan dan menampilkan buku elektronik (e-book) dan media digital lainnya. Sejak dirilis, banyak orang tertarik dengan Amazon Kindle karena aplikasi ini membantu pengguna membaca e-book di manapun dan kapanpun.

14. Google+

Sejak rilis Juli lalu, Google+ telah menjadi sumber permbicaraan karena dianggap lebih interaktif. Google+ memperkenalkan layanan baru seperti Circles, Hangouts, Sparks, and Huddles. Sebagai sosial media baru, Google+ diprediksi mampu menandingi raksasa jejaring sosial Facebook.

15. TED Air

TED singkatan Technology, Entertainment, dan Design. Aplikasi ini bisa mencerahkan publik karena menawarkan beragam pemikiran dan ide-ide dari tokoh dan orang berpengaruh di dunia. Anda tinggal mendengarkan, membaca, atau melihat apa yang disampaikan TED Air melalui video. Segala temuan dan ide-ide terbaru bisa Anda temukan melalui TED Air.

16. Google Goggles

Jika biasanya Anda memasukan teks untuk melakukan pencarian di Google, maka dengan Google Goggles Anda bisa menggunakan gambar untuk melakukan pencarian. Cukup foto objeknya menggunakan kamera, Google Goggles akan mencari segala hal yang berkaitan dengan gambar tersebut.

Salah satu fitur keren dalam Google Goggles adalah kemampuan untuk mengambil gambar dari teks dalam bahasa asing, lalu aplikasi ini akan menerjemahkannya untuk Anda. Jika Anda berlibur ke luar negeri, aplikasi ini dapat membantu Anda membaca marka jalan dan tanda-tanda lainnya.

17. Photoshop Express

Siapa yang tidak kenal aplikasi editing gambar/foto terbaik di dunia, Photoshop. Aplikasi versi komputer desktop itu kini tersedia untuk platform Android. Usai memotret, Anda bisa langsung mengedit foto, cropping, mengatur brightness, sharpen, dan sebagainya.

18. Audible

Jika aplikasi Amazon Kindle digunakan untuk membaca e-book, Audible ini memiliki fitur audiobook. Anda bisa terkoneksi ke perpustakaan Audible dan langsung mengunduh audiobook.

19. Shazam

Jika kebetulan Anda mendengarkan sebuah lagu di radio tapi tidak tahu siapa penyanyi dan apa judulnya, Shazam akan membantu memberi jawaban. Biarkan aplikasi ini mendengarkan lagu tersebut selama 15 detik, secara otomatis akan mengolah pada database, dengan sekejap informasi tentang lagu itu akan muncul di layar smartphone Anda. Shazam memiliki tingkat keberhasilan sekitar 80%.

20. Google Finance

Ini adalah aplikasi kecil yang hebat. Google Finance di ponsel Android terkoneksi dengan akun Google Finance Anda, di mana Anda bisa mengatur daftar saham dan perusahaan yang ingin Anda pantau dan mengurutkan mereka ke dalam portfolio. Aplikasi ini menyediakan tiga tab sederhana - melihat pasar, melihat portofolio Anda, dan berita pasar terbaru. Google Finance sangat pas untuk para pebisnis yang selalu memantau pergerakan saham.

BBM dan Email Tak Berfungsi, RIM Tunda Blackberry 10?

The Verge
Ilustrasi
Research in Motion (RIM) selaku produsen Blackberry sedang dilanda gosip yang tidak sedap. RIM dikabarkan menunda peluncuran sistem operasi (OS) BlackBerry 10 karena fitur BlackBerry Messenger (BBM) dan emailnya tidak berjalan sempurna di OS tersebut.

"Mereka menunda peluncuran OS tersebut karena belum memiliki produk yang benar-benar bisa berjalan di BlackBerry 10," tulis seorang sumber anonim yang dikutip Boy Genius Report.

Terkait pernyataan tersebut, RIM membantahnya. Produsen asal Kanada itu menganggap bahwa penundaan peluncuran OS terbaru itu disebabkan karena kinerja perusahaan sedang menurun hingga kuartal III-2011. RIM juga menegaskan bahwa klaim dari sumber anonim itu merupakan pernyataan yang tidak akurat dan salah informasi.

Sebelumnya, Co-CEO RIM Mike Lazaridis mengaku bahwa saat ini pihaknya sudah memilih prosesor yang sesuai dengan BlackBerry 10. Teknologi chip yang dipakai adalah menggabungkan chip dual core dengan modul radio 4G LTE. Peluncurannya pun dijadwalkan tidak melampaui pertengahan 2012.

Pada tablet BlackBerry Playbook, RIM memang tidak menyertakan layanan email dan BBM. Playbook harus dikoneksikan dengan handset BlackBerry untuk mendapatkan layanan inti tersebut. Janjinya, kemampuan itu akan hadir bersamaan OS BlackBerry 10.

Dari sumber Boy Genius Report, RIM tampaknya belum menemukan cara yang pas untuk menempatkan layanan intinya pada OS BlackBerry 10. Begitu juga dengan OS 2.0 PlayBook.

Apps Apa yang Paling Banyak Diunduh di 2011?


Screenshot Android Market

Angry Birds menjadi game paling sering diunduh di perangkat mobile selama tahun 2011 ini. Permainan besutan Peter Vesterbacka ini mengalahkan aplikasi populer seperti Facebook dan Twitter, serta game populer lain, Fruit Ninja.

Berdasarkan laporan terbaru dari perusahaan analisis aplikasi mobile Distimo menjelaskan aplikasi tersebut diunduh pengguna dari sistem operasi iOS dan Android, baik aplikasi yang berbayar ataupun gratisan.

Menariknya, Angry Birds bukan hanya mendominasi posisi puncak dalam hal jumlah pengunduh, tetapi juga menempatkan ketiga seri permainannya ke dalam 10 aplikasi yang paling sering diunduh di App Store dan Android Market.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa dari satu juta aplikasi mobile (apps) yang tersedia di tujuh toko aplikasi mobile papan atas, iTunes App Store masih mendominasi posisi puncak.
Untuk iPhone saja, pendapatan dari penjualan aplikasi di iTunes mencapai empat kali pendapatan yang dihasilkan di Google Android Market. Sedangkan App Store untuk iPad memiliki pendapatan lebih dari dua kali lipat dibandingkan pendapatan di Android Market.

Inilah 10 aplikasi iOS dan Android yang paling sering diunduh di 2011:
  1. Angry Birds
  2. Facebook
  3. Skype
  4. Angry Birds Rio
  5. Google Maps
  6. iBooks
  7. Angry Birds Seasons
  8. Fruit Ninja
  9. Talking Tom
  10. Twitter

10 Game Android Terbaik Tahun 2011


Game Android Terbaik 2011
Tahun 2011 bisa jadi merupakan tahunnya sistem operasi Android. Dengan open source yang diusung Android, beragam aplikasi bisa tersedia dalam perangkat ponsel Android. Kemudahan ini membuat Android memiliki jumlah aplikasi terbanyak kedua setelah iOS.  
Sebelumnya Kompas.com telah membahas 20 aplikasi Android pilihan tahun 2011.Kali ini kita akan membahas 10 game Android terbaik tahun 2011.

1. Where's My Water (harga 0,99 dollar AS)
Disney memasukkan permainan menyusun puzzle fisik ke dalam game ponsel, dimana pemain ditantang untuk mendapatkan air untuk sebuah rawa. Desain teka-teki yang bervariasi dan cerdik membuat game puzzle ini ini menarik. Animasi rawa juga sangat baik di game ini, dan membuat pemain penasaran untuk mencoba lebih dari 140 puzzle yang terdapat dalam game ini. Ditambah harga yang murah (0,99 dollar AS), game ini layak menempati tempat pertama.

2. Muffin Knight (harga 2,99 dollar AS)
Berangkat dari PC game Super Crate Box, ditambah dengan layer RPG-Style untuk pengembangan karakter, game ini menjadi game action yang menarik. Variasi level dan senjata yang menyenangkan untuk dinavigasi. Setiap sesi sangat pendek, bagus bagi casual gamer yang hanya memiliki waktu sesekali untuk bermain game di ponsel. Wireless multiplayer yang dimiliki memungkinkan pemain bisa melawan pemain lain yang menggunakan sistem operasi yang berbeda, misalnya Android dengan iOS.

3. Star Legends (gratis)
Game ini menggunakan MMORPG futuristik dimana pemain akan dengan mudah menyesuaikan diri untuk melakukan perang. Sangat mudah untuk bergabung dalam satu misi dan berperang dengan orang lain secara acak. Game ini juga cross platform sehingga bisa dimainkan dengan sesama pengguna Android, maupun dengan iOS dan pengguna web browser Chrome.

4. Plants Vs. Zombies (harga 1,99 dollar AS)

PopCap membawa game terbaik sejak awal tahun 2011 bagi Android. Game ini merupakan game strategi yang mengkombinasikan elemen-elemen dari benteng pertahanan dan menara pertahanan. Elemen-elemen baru diperkenalkan dengan cara sederhana sehingga mudah diadaptasi oleh casual gamer sekalipun.

5. Reckless Getaway (harga 1,99 dollar AS)

Keunggulan game ini justru mengandalkan kehancuran potensial yang disebabkan kejar-kejaran dengan polisi. Keterampilan mengemudi dan menghancurkan mobil-mobil lain secara selektif adalah tantangan dari game ini.

6. Robotek (gratis)
Inti dari permainan ini adalah kita mengendalikan robot. Pemain akan bisa mengoontrol robot untuk berperang menyelamatkan dunia dari monster. Peperangan melibatkan penggunaan strategi untuk memperkuat pertahanan atau melepaskan serangan yang menghancurkan. Dengan atmosfer yang fantastis, game ini lebih menyenangkan dari game-game perkebunan.

7. Sonic CD (harga 2,99 dollar AS)
Ini adalah game klasik Sonic pada perangkat PC yang dibawa ke platform mobile. Seperti versi aslinya, Sonic Game hanya mendapat pembaruan di beberapa fitur untuk keperluan perangkat bergerak. Game ini bisa dimainkan di ponsel pintar dan tablet, dengan soundtrack Jepang dan Amerika serta kemampuan teknis yang sudah disempurnakan.

8. Age of Zombies (harga 0,99 dollar AS)
Game ini cukup mendebarkan karena pemain harus menghindar dari gerombolan Zombie yang terus bermunculan. Zombie-zombie tersebut bisa dimusnahkan dengan senjata dual stick yang dikembangkan oleh pencipta game Fruit Ninja.

9. Cut The Rope (0,99 dollar AS)
Permainan puzzle fisik milik ZeptoLab membuat transisi untuk digunakan di Android. Game ini dikreasikan dari beragam level yang telah dikembangkan di versi iOS. Karakter protagonis Om Nom masih tetap mengganggu dan menjadi animasi yang sellau ada.

10. PewPew2 (harga 2,99 dollar AS)

Game ini menggunakan penembak dual stick. Selain menawarkan level-level yang menantang, game ini juga menawarkan variasi endless mode. Kombinasi dua faktor, yakni kontrol efektif dan gaya grafik berbasis vector adalah daya tarik game ini.

Diakuisisi Facebook, Snaptu "Putuskan" Twitter dan Flickr


 SNAPTU


Snaptu, pengembang aplikasi untuk ponsel low end, secara resmi menutup layanannya pada 26 Desember 2011. Snaptu akan fokus mengembangkan aplikasi khusus untuk Facebook, setelah akuisisi yang dilakukan pada Maret 2011. Hal ini disampaikan Snaptu dalam blog resmi mereka (www.snaptu.com).
Snaptu merupakan aplikasi yang bisa dijalankan di ponsel dengan berbagai platform untuk mengakses layanan-layanan berbasis jejaring, seperti Facebook, Twitter, dan Picasa. Snaptu kali pertama dikembangkan pada tahun 2007 dan berbasis di London, Inggris. Tujuan utama Snaptu adalah menyediakan layanan internet di ponsel kepada para pengguna yang tak memiliki smartphone.
Mulai hari ini, layanan aplikasi Snaptu hanya berisi aplikasi untuk mengakses Facebook di feature phone (ponsel low end) dan ponsel lain selain ponsel pintar. Jika sebelumnya Anda pernah menggunakan Snaptu dan mencoba mengakses Snaptu, Anda akan diminta untuk melakukan upgrade aplikasi ini. Caranya mudah karena hanya mengikuti panduan dari Snaptu maka aplikasi Anda akan ter-upgrade.
Dalam hal fitur, tidak ada yang berubah pada aplikasi baru Snaptu untuk Facebook ini. Perubahan yang sangat terlihat adalah logo Snaptu di aplikasi yang Anda miliki di ponsel langsung berubah menjadi logo Facebook ketika Anda sign out. Dan jika anda membuka aplikasi ini sekali lagi, Anda akan langsung masuk ke menu utama Facebook.
Dari data yang diposting di blog resmi, Facebook menyuntikkan dana 60-70 juta dollar AS untuk akuisisi ini. Pengumuman akuisisi diposting pada 20 Maret 2011, hanya selang lima hari dari pengumuman kerja sama dengan LinkedIn. Tanggal 15 Maret, Snaptu menyatakan akan menyediakan aplikasi untuk LinkedIn. Namun, lima hari kemudian Snaptu justu mengumumkan akuisisi dengan Facebook. Artinya, dalam waktu dekat, LinkedIn dan aplikasi lainnya akan ditutup. Yang paling terlihat setelah pengumuman akuisisi dengan Facebook adalah ditutupnya aplikasi Twitter hanya dalam waktu kurang dari dua minggu.
Padahal sebelum akuisisi, sejak tahun 2007 hingga Maret 2011, Snaptu merupakan aplikasi yang diandalkan pengguna feature phone dan perangkat ponsel murah lainnya. Dengan mengakses Snaptu, pengguna ponsel bisa memiliki beragam aplikasi gratis di ponsel mereka.
Tanpa memiliki ponsel pintar, pengguna bisa mendapatkan layanan aplikasi-aplikasi yang biasanya hanya tersedia di smartphone secara gratis di ponsel mereka. Tak heran jika Snaptu memiliki lebih dari 30 juta pengguna di seluruh dunia. Snaptu menciptakan 30 aplikasi gratis bagi pengguna ponsel.
Setelah satu tahun berdiri, sepuluh aplikasi yang paling banyak digunakan menurut Snaptu adalah Facebook, Twitter, Flickr, Picasa, Cricinfo, MyMovies, Big Picture, Weather, News, Football/Soccer Scores, dan Soduko.Kini aplikasi-aplikasi tersebut tidak tersedia lagi.

Sambut 2012, Banjir "Game" Diskon di Android Market


Ilustrasi game Modern Combat 3: Fallen Nation FPS besutAN Gameloft 
Nama Gameloft tentu tak asing di telinga penggemar game, terutama game mobile. Untuk memeriahkan Tahun Baru 2012, perusahaan game dari Perancis ini mendiskon semua permainannya hanya seharga 99 sen (0,99 dollar AS) atau sekitar Rp 9.000 saja.

Seperti dikutip DroidGamers, diskon game dengan harga kurang dari 1 dollar AS tersebut hanya dari 29 Desember 2011 hingga 5 Januari 2012 mulai pukul 13.00 waktu setempat. Diskon itu tidak ada syarat apa pun, pengguna bisa langsung mengakses dan membeli semua game besutan Gameloft melalui Android Market.

Game yang didiskon tersebut termasuk game terbaru besutannya, antara lain, Modern Combat 3: Fallen Nation. Beberapa judul lain yang juga menarik termasuk Asphalt 6, Order & Chaos (gratis tiga bulan langganan jika membelinya), Adventures of Tintin, BackStab HD, N.O.V.A 2 HD, dan 9mm HD.

Di luar waktu diskon tersebut, Gameloft mematok harga game-nya mulai dari 99 sen hingga 6,99 dollar AS, tergantung jenis dan kebaruan. Dalam pesta diskon ini, semua game terbaru yang awalnya berharga 6,99 dollar AS juga ikut didiskon hingga hanya 99 sen.

Jumat, 16 Desember 2011

Windows 8 dan Windows Phone Bakal Disatukan?


microsoft
Andy Lees 

Andy Lees tadinya adalah eksekutif Microsoft yang mengepalai pengembangan Windows untuk ponsel. Ia telah melakukan itu selama tiga tahun. Namun dalam sebuah memo, CEO Microsoft Steve Ballmer mengumumkan bahwa Lees kini tak lagi memimpin divisi tersebut.
Ballmer mengatakan dirinya telah meminta Lees untuk pindah ke peran baru, menggarap sebuah peluang untuk mendorong Windows Phone dan Windows 8.  "Kita punya potensi besar dengan Windows Phone dan Windows 8 dan langkah ini menyiapkan kita untuk benar-benar mewujudkan potensi itu," sebut Ballmer dalam memo yang dikirim ke semua karyawan Microsoft.

Nah, penyebutan kedua produk itu -- Windows Phone dan Windows 8 -- membuka dugaan adanya upaya Microsoft untuk menghadirkan satu produk untuk semua perangkat: komputer desktop, tablet dan ponsel.

Tentunya, Microsoft tak akan gegabah dan menjejalkan seluruh kode Windows 8 ke perangkat ponsel. Diduga, yang akan dilakukannya adalah menggunakan satu kernel yang sama untuk berbagai perangkat.

Hal itu bukan sesuatu yang aneh. Kernel Linux, misalnya, digunakan baik pada sistem operasi untuk komputer desktop maupun Android (tablet dan smartphone).

Dalam waktu dekat, di awal 2012, Microsoft gelagatnya akan mengungkap Windows 8. Tak lama kemudian, atau malah bersamaan, juga akan diungkap Windows Phone Apollo (penerus Mango). Bisa jadi hal itulah yang dimaksud Ballmer sebagai potensi besar antara kedua produk mereka.

Tetap saja, ini baru merupakan dugaan. Ada kemungkinan Lees memang digeser karena dianggap tak berprestasi dan sedang disiapkan untuk disingkirkan. Kita lihat saja nanti.

Senin, 12 Desember 2011

Ini Nama Baru Untuk Sistem Operasi BlackBerry Terbaru

ICHA RASTIKA
Salah satu Vice President RIM, George Staikos mengemukakan platform baru BlackBerry bernama BlackBerry 10 dalam acara BlackBerry Devcon Asia di Singapura, Selasa (7/12/2011) 
 
SINGAPURA, Research in Motion (RIM) mempersiapkan sistem operasi terbaru mereka yang bernama BlackBerry 10. Salah satu Vice President RIM, George Staikos mengemukakan, sistem operasi new generation RIM ini akan kompatibel untuk perangkat tablet, smartphone, dan perangkat lainnya yang menggunakan sistem komputasi awan.
"BlackBerry 10 kami ciptakan untuk generasi mendatang," kata Staikos dalam BlackBerry Devcon (Developer Converefence) Asia 2011 di Singapura, Selasa (7/12/2011). Staikos mengatakan, BlackBerry 10 akan diperkuat dengan beragam fitur terkini seperti HTML5 dan integrated platform service.
"Serta berbagai layanan berbasis komputasi awan," tambahnya. Selain itu, BlackBerry 10 rencananya diperkuat dengan berbagai aplikasi open source sehingga semakin mendukung para developer untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasi mereka.
"Seperti open source library," kata Staikos. Diharapkan, munculnya sistem operasi BlackBerry terbaru ini dapat mendomplang penjualan BlackBerry dan RIM dapat terus mengembangkan sayap mendahului Android dan iPhone.
Regional Managing Director East Asia RIM, Gregory Wade mengungkapkan, ke depannya RIM lebih berfokus di wilayah Asia. Pada 2015, berdasarkan hasil survei IDC, pertumbuhan BlackBerry akan meningkat hingga melampaui Android dan Windows Mobile.
RIM sebenarnya telah mengumumkan sistem operasi terbaru ini beberapa waktu lalu. Namun, saat itu nama yang diumumkan adalah BBX. Seperti yang dikutip Kompas Tekno dari The Verge, RIM mengubah nama BBX menjadi BlackBerry 10 karena ternyata merek "BBX" telah didaftarkan oleh sebuah perusahaan lain, BASIS dan perusahaan ini menuntut RIM untuk tidak menggunakan nama itu.

Seperti Apa Toko Aplikasi Windows 8?

msdn
Screenshot Windows Store
 
Februari 2012 Microsoft akan meluncurkan versi beta (uji coba) Windows 8 ke khalayak ramai. Di bulan yang sama, Microsoft juga berencana untuk meluncurkan Windows Store.

Windows Store akan berfungsi sebagai pusat download berbagai aplikasi untuk PC, notebook, dan tablet yang memakai sistem operasi Windows 8. Tak jauh berbeda dengan iTunes App Store yang dimiliki Apple.

Developer aplikasi yang ingin masuk ke Windows Store bisa mengikuti kontes aplikasi pertama yang diadakan Microsoft di buildwindowscontest.com/. Nantinya, pengembang akan dikenai biaya registrasi 49 dollar AS (untuk individu) dan 99 dollar AS untuk perusahaan.

Ada banyak skema penjualan yang bisa digunakan di Windows Store. Developer bisa menawarkan aplikasi gratis, aplikasi trial (dengan batasan waktu penggunaan), ataupun aplikasi berbayar.

Untuk aplikasi berbayar, penjualan di bawah 25 ribu dollar AS akan dikenakan pembagian keuntungan 70/30 dengan keuntungan terbesar bagi developer. Jika penjualan sudah mencapai lebih dari 25 ribu dollar AS maka pembagian keuntungan naik menjadi 80/20.

Namun selama periode beta (sejak Februari 2012) hingga saat Windows 8 resmi diluncurkan, hanya aplikasi gratis saja yang ditawarkan. Setelah Windows 8 launching resmi dan apikasi berbayar dikeluarkan, pembayaran untuk Windows Store akan menggunakan berbagai metode, termasuk lewat PayPal.

Seperti halnya Apple App Store, Windows Store juga akan menjamin keamanan transaksi pembayaran para pengguna dan memastikan mereka tidak mendownload malware. Sebanyak 231 negara akan bisa menggunakan Windows Store dan pengembang bisa memilih apakah aplikasinya bisa digunakan di semua negara atau hanya negara-negara terpilih. Belum disebutkan negara mana saja yang akan bisa memakainya.

Instagram Akan Tersedia untuk Android

SlashGear.com
Instagram selama ini dikenal di kalangan pengguna iOS 
 
Instagram yang sebelumnya hanya tersedia di perangkat Apple, akan hadir di sistem operasi lain yaitu Android. CEO Instagram, Kevin Systrom mengkonfirmasi bahwa Instagram akan tersedia di perangkat Android. Hal ini disampaikan Kevin dalam konferensi LeWeb di Paris, Rabu (7/12/2011).
"Instagram masa mendatang adalah dari aplikasi Android, yang memiliki segmen terbesar pasar ponsel pintar saat ini. Android bisa meningkatkan popularitas Instagram dan memperluas jangkauan kami," jelas Systrom.
Instagram adalah layanan modifikasi foto dan berbagi foto yang selama ini didesain khusus untuk perangkat Apple iOS seperti iPad, iPhone, dan iPod touch.
Instagram telah menugaskan dua developer internal untuk menyelesaikan proyek apps Android ini. Meski tidak menyebutkan tanggal rilisnya, Systrom mengaku akan merilis aplikasi Instagram pada Android dalam waktu dekat.

Systrom juga berbicara seputar rencana Instagram untuk memasukkan konten iklan ke dalam aplikasi. Merek-merek seperti Audi, Burberry, dan Kate Spade adalah merek besar yang disasar perusahaan ini.
Ia menjelaskan bahwa konsep iklannya nanti akan memungkinkan perusahaan pengiklan untuk memodifikasi dan membagikan foto milik brand mereka di Instagram sehingga bisa dilihat oleh para pengguna Instagram lainnya. "Saya pikir pengalaman iklan akan menjadi sangat menarik. Jelas, kami memang membuat usaha untuk menghasilkan uang," tambah Systrom.

Instagram tumbuh pesat di kalangan pecinta perangkat dengan sistem operasi Apple iOS karena didukung oleh kualitas kamera yang diproduksi Apple pada perangkatnya, terutama sejak diluncurkannya iPhone 4.
Dengan diluncurkannya Instagram untuk Android nanti, pengguna ponsel Android akan bisa melakukan apa yang pernah dirasakan pengguna Apple selama ini.

Microsoft Rilis My Xbox Live untuk iOS

Aplikasi Xbox Live tidak hanya hadir di Windows Phone, tapi juga bisa dinikmati di iPad dan iPhone 
 

Microsoft merilis aplikasi My Xbox Live untuk perangkat dengan operasi sistem iOS, baik di iPad maupun iPhone. Rilis tersebut tidak lama setelah Microsoft meluncurkan Xbox Live untuk perangkat Windows Phone.

Jangan senang dulu, dengan aplikasi ini bukan berarti Anda bisa memainkan game Xbox. Pengguna iPad dan iPhone kini hanya bisa mengatur fitur standar seperti membaca dan mengirim pesan, mengedit profile, mengganti avatar, mengatur daftar teman atau mengetahui prestasi permainan kita dan lawan.

Namun aplikasi My Xbox Live di iOS tidak selengkap aplikasi Xbox Live di Windows Phone. Di Windows Phone, pengguna bisa memiliki pengalaman beragam seperti kemampuan untuk mencari permainan, musik dan film yang sudah ada di Xbox Live.
Selain itu, aplikasi itu juga bisa menjadi layar informasi kedua saat menggunakan konsol Xbox.

Aplikasi ini bisa diunduh di App Store dan memerlukan iOS versi 4.3 ke atas.

Microsoft Bisa Hapus Aplikasi di Perangkat Pengguna

msdn
Screenshot Windows Store 
 
Microsoft menyatakan akan menerapkan fungsi "Kill Switch" pada toko aplikasinya yang baru, Windows Store. Kill Switch adalah remote yang bisa me-nonaktifkan aplikasi atau bahkan menghapusnya jika dianggap berbahaya bagi perangkat.
Dengan Kill Switch, Microsoft memiliki kebijakan tersendiri untuk mengatur toko aplikasi milik mereka yang akan segera hadir dalam versi beta pada Februari 2012.

Dalam Microsoft Windows Store Terms of Service di website berikut : windows.microsoft.com/en-US/windows/store-terms-of-use Microsoft menyebutkan: "Kami berhak mengubah atau menghentikan aplikasi atau konten tertentu yang ditawarkan di Windows Store, kapanpun, untuk alasan apapun. Kadang, kami melakukannya sebagai respons atas persyaratan legal atau kontraktual."
Apabila aplikasi yang terhapus adalah aplikasi berbayar dimana pengguna telah membayar sejumlah uang untuk berlangganan, maka Micorosoft akan menggantinya. Namun, jika dalam penghapusan tersebut, data pengguna terhapus, Microsoft tidak perlu bertanggung jawab atas kehilangan data yang telah tersimpan.

Tiga tahun lalu, CEO Apple Steve Jobs sempat mengatakan akan menggunakan tools serupa. Apple menyetujui penggunaan Kill Switch namun akhirnya dibatalkan.
Google mungkin lebih berani karena berhasil menggunakan Kill Switch dan menggunakannya untuk menghapus dari jauh aplikasi Android yang terdeteksi berbahaya. Kill Switch pertama kali digunakan pada Juni 2010, ditambahkan ke Android Market oleh Jon Oberheide, co-founder dan CTO Duo Security.

Seorang analis dari IDC, Al Hiwa mengatakan bahwa Microsoft harus lebih menjelaskan konsep Kill Switch ini kepada pengguna dengan mengikuti jejak Google. Jika tidak, Microsoft lebih baik mengikuti jejak Apple untuk meniadakan Kill Switch.
Microsoft harus memperketat proses persetujuan aplikasi dan memperketat prosedur penggunaan aplikasi. Microsoft harus memiliki keterbukaan, kecepatan, dan prediksi yang tepat dalam hal pengaplikasian Kill Switch.

Google Rilis "Currents" untuk Saingi Flipboard


Google Currents
Google kembali memberi kemudahan dalam hal kebutuhan informasi. Kali ini lewat aplikasi Google Currents yang baru dirilis pada Kamis (8/12/2011). Currents adalah aplikasi untuk menjelajahi konten majalah-majalah ternama melalui perangkat Android, iPad, dan iPhone.
Google Currents sepertinya terinspirasi, kalau tidak mau disebut "meniru", dari Flipboard. Google sepertinya tak ingin tinggal diam dengan kepopuleran Flipboard yang hanya tersedia untuk pengguna iPad dan iPhone.

Seperti dikutip dari blog resmi Google, perusahaan asal California itu telah bekerja sama dengan lebih dari 150 penerbitan yang menyajikan artikel menarik lebih dari 180 edisi, termasuk CNET, AllThingsD, Forbes, Saveur, PBS, Huffington Post, Fast Company, dan masih banyak lagi. Tampilan artikel dalam Currents juga dilengkapi dengan foto, bahkan video.

Jika majalah atau konten lain (situs atau blog) kesayangan Anda tidak ada dalam Currents, Anda bisa menambahkannya sendiri karena aplikasi ini dapat berjalan dengan RSS Feed. Setiap cerita disajikan melalui edisi segar artikel, video, dan gambar.

Bersamaan dengan peluncuran Currents, Google juga telah menyediakan platform self-service bagi penerbit lain yang belum masuk dalam Currents. Perusahaan berita di daerah, lembaga non-profit, atau jaringan TV nasional yang ingin mengembangkan konten mobile dapat membuat brand dan mendesain situs mereka sendiri yang nantinya akan dipublikasi dalam Currents.

Currents telah terintegrasi dengan Google+ sehingga pengguna dapat berbagi artikel ataupun video ke Circle masing-masing.

Aplikasi ini bisa diunduh di Android Market dan (Apple) App Store. Namun, saat ini Currents baru bisa digunakan oleh pengguna di Amerika. Tunggu saja tanggal main Google Currents di Indonesia!

Sabtu, 10 Desember 2011

What Is Software Asset Management?

Money savings. SAM either reallocates or eliminates underused software licenses. It limits overhead with supporting and managing software. SAM also allows a business to avoid non-compliance costs.

Senin, 05 Desember 2011

Internet Security Software - An Introduction

Computers and Technology Article FeedFind More ArticlesSearchSimilar ArticlesInternet and Security SoftwareComputer and Internet Issues You Should Know6 Easy Ways to Do Internet Antivirus Pro Removal - How to Remove Internet Antivirus Pro Instantly!Internet Antivirus Pro Removal Guide - How to Remove Internet Antivirus Pro Completely?Internet Antivirus Pro Removal - 3 Top Ways to Protect Your Computer From Trojan Virus InstantlyGuidelines to Follow When Uninstalling Computer SoftwareRemove Internet Antivirus 2011Antivirus Security - Protect Your System and Your DataTop Computer SoftwareDesktop Security Software - Computers Taken for Granted - Security at RiskRecent ArticlesVPN for Video GamersOctober Is National Cyber Security Awareness MonthCanon Printer InkHow To Identify a License Plate Search and Avoid Getting Ripped OffGoogle Apps - Cloud ComputingHow Can IT Support Help You and Your Business?What Is Software Asset Management?Keep In Touch With Your Friends by Using Free Text Message ServicesThe Benefits of Real-Time Data CaptureAmazing Computer Wallpaper DesignsSubmitted On November 30, 2011. Viewed 2 times. Word count: 539.

MLA Style Citation:
Norman, K".".30 Nov. 2011EzineArticles.com.3 Dec. 2011

Minggu, 04 Desember 2011

Microsoft Finally Make Office for the iPhone and the iPad

Microsoft is preparing to Microsoft Office software for Apple devices, both the iPad and iPhone. The addition of the software market is expected to expand Apple and Microsoft.


In an official statement quoted by CNet, Microsoft is ready to bring Office to the different platforms and devices. The plan also will expand the market share of Microsoft in the future. However, Microsoft is still reluctant to discuss it further.

Actually, Apple's own iWork software already has a similar Office. The software is already used by iPad users and Mac OS X. Contents of the Pages, Keynote, and Numbers are also similar to Microsoft Word, Microsoft PowerPoint, and Microsoft Excel. Office for the iPad will be priced around 10 dollars, the same price as iWork for Apple.

Cramming Office to the iPad and iPhone will also increase the market Apple products taken from loyal users of Microsoft Office. The move indicates that Microsoft is doing this as if they "lost" and acknowledged the popularity of the Apple iPad and iPhone use.

Previously, Microsoft had been crowded into the iPad and iPhone with homemade products, bleak Bing, Windows Live Messenger, MSN Onit, OnPoint MSN, Microsoft Tag, and Wonderwall. Chances are, the Office for the iPad and iPhone is going to attend next year, not much different from the plan include Office for Mac in late 2011.

Sabtu, 03 Desember 2011

What Is Software Asset Management?

Money savings. SAM either reallocates or eliminates underused software licenses. It limits overhead with supporting and managing software. SAM also allows a business to avoid non-compliance costs.